Tugas 6 Individu
Assalamualaikum
Kali ini saya akan membahas tentang :
1. Sejarah singkat perkembangan RAM dari Generasi pertama hingga saat ini.
2. Jelaskan tentang DIMM, Dan berikan Contoh Gambarnya.
3. Jelaskan Perbedaan antara :
a. DRAM & SDRAM,
b. SODIM & DIMM
Langsung saja kita jelaskan satu persatu dari pernyataan di atas Semoga Blog saya dapat membantu kalian semua.
1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Di ciptakan oleh perusahaan IBM pada tahun 1970. Memiliki kecepatan antara 4,77 MHz sampai dengan 40 MHz.
FPM DRAM (Fast Page Mode DRAM)
Diciptakan pada tahun 1987, lebih dikenal dengan nama FPM. FPM sendiri memiliki kecepatan antara 16 MHz sampai dengan 66 MHz.
EDO DRAM (Extended Data Output Dynamic Random Access Memory)
Munculnya EDO DRAM untuk menyempurnakan jenis memori sebelumnya yaitu FPM DRAM. EDO RAM sendiri digunakan oleh komputer dengan prosesor Intel 486 dan juga intel pentium generasi pertama. Saya sendiri walaupun tidak pernah merasakan kemampuan dari jenis memori RAM komputer ini namun saya pernah memilikinya. Kebetulan prosesor yang digunakan Intel pentium I. Ukurannya sangatlah kecil, mirip dengan RAM Laptop.
SD RAM (Synchoronous Dynamic RAM)
Pada tahun 1996 dan 1997 muncul SD RAM PC 66. PC 66 berarti RAM ini memiliki kecepatan 66 MHz. Kemudian muncul lagi SD RAM PC 100 yang digunakan untuk komputer pentium II. Pada tahun 1999, SDRAM PC 133 di luncurkan ke pasaran. SDRAM terus ditingkatkan menjadi PC 150.
RD RAM (Rambus DRAM)
Sering juga disebut dengan DRDRAM atau juga Rambus memory merupakan jenis ram yang memiliki kecepatan sangat tinggi pada masa itu. RAM jenis ini bisa mengalirkan data 1GB / s. Cukup jauh apabila dibandingkan dengan SDRAM. Namun menurut sumber yang pernah saya baca, Rambus RAM akhirnya menghilang dari pasaran dikarenakan harganya yang terlampau tinggi.
DDR SDRAM (double data rate synchoronous RAM)
Pada tahun 1999, dua perusahaan yang saling bersaing yaitu AMD dan Intel meningkatkan kecepatan clock prosesornya masing-masing. Dan ini berimbas kepada kebutuhan RAM yang bisa mengimbangi kemampuan prosesor tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut maka di ciptakan DDR SDRAM atau yang lebih dikenal dengan RAM tipe DDR1. Umumnya untuk prosesor pentium III sampai dengan pentium IV.
DDR2 SDRAM
Pengembangan berlanjut ke jenis terbaru. RAM ini muncul pada tahun 2005. DDR2 memiliki kecepatan lebih baik. RAM tipe DDR2 pun saat ini masih banyak beredar walaupun untuk kapasitas 2GB sangat sulit untuk ditemui di pasaran. Walaupun ada harganya lumayan mahal, bahkan setara dengan 4GB DDR3. RAM ini digunakan dari prosesor pentium IV sampai dengan generasi Core Duo. RAM tipe ini membutuhkan daya sebesar 1,8 Volt.
DDR3 SDRAM
Pada pertengahan tahun 2007 muncul kembali jenis RAM terbaru yaitu DDR3 SD RAM. Membutuhkan daya hanya 1,5Volt. Kemampuan yang lebih baik begitu juga lebih irit daya membuat RAM DDR2 tertinggal jauh. Namun harganya pada waktu itu cukuplah tinggi membuat RAM ini belum dilirik orang lain. Barulah pada tahun 2010 RAM ini mulai diburu pengguna komputer. Untuk saat ini harga RAM DDR3 jauh lebih murah daripada DDR2. RAM ini mulai digunakan pada prosesor Core Duo sampai dengan Core i7.
DDR4 SDRAM
RAM yang dirilis pada tahun 2014 namun ternyata baru bisa digunakan pada tahun 2015 merupakan RAM tipe paling baru saat ini. Untuk harga sendiri masih belum bisa dijangkau untuk kalangan biasa. Apalagi RAM ini masih diperuntukkan untuk prosesor kelas atas miliknya Intel.
2. Dual Inline Memory Module atau DIMM adalah serangkaian chip Random Access Memory (RAM) yang dipasang pada papan sirkuit kecil. Seluruh rangkaian secara kolektif membentuk modul memori. DIMM biasanya digunakan di komputer pribadi, server, dan stasiun kerja kelas atas. DIMM melakukan kontak fisik dengan bus data komputer melalui gigi seperti konektor yang masuk ke soket pada motherboard.
Modul memori sebelumnya dikenal sebagai SIMM atau Modul Memori Inline Tunggal dan memiliki jalur data 32-bit. DIMM di sisi lain menggunakan jalur data 64-bit, karena prosesor yang digunakan di komputer pribadi, termasuk Intel Pentium, memiliki lebar data 64-bit. Karena SIMM hanya dapat menangani 32-bit pada satu waktu, SIMM selalu digunakan dalam pasangan yang cocok untuk sepenuhnya memanfaatkan daya pemrosesan CPU. DIMM dikembangkan untuk memperbaiki metode pemasangan modul memori yang tidak efisien ini.
SIMM memiliki pasangan kontak listrik yang identik, satu di setiap sisi modul. Prosesor dapat mengakses SIMM melalui kedua sisi. Oleh karena itu, konektor yang digunakan dalam SIMM adalah kontak yang berlebihan, sedangkan DIMM memiliki kontak unik di kedua sisi modul dan itu membuat penggunaan konektor jauh lebih baik.
DIMM yang menerapkan deteksi dan koreksi kesalahan dikenal sebagai Kode Koreksi Kesalahan yang mengaktifkan DIMM atau DIMM ECC. Terlepas dari bit data, DIMM ini menggunakan bit tambahan untuk ECC. Meskipun ada banyak jenis skema ECC, skema SECDED atau Single Error Correct – Double Error Detect adalah yang paling umum dan menggunakan bit ke-9 tambahan untuk setiap byte data.
DIMM datang dalam berbagai ukuran standar yang dikenal sebagai faktor bentuk. DIMM sebelumnya datang dalam ukuran 1,5 dan 1,7 inci. Kemudian ketika server rack mount menjadi umum, DIMM ini harus diperas ke ruang sempit, karenanya soket DIMM dimiringkan ke sudut untuk mengakomodasi modul memori. Untuk mengatasi masalah ini, standar DIMM berikutnya memiliki tinggi profil rendah 1,2 inci, menghilangkan kebutuhan untuk soket miring. Ketika server menjadi lebih kecil, soket sekali lagi miring untuk mengakomodasi faktor bentuk LP. Ini lebih lanjut menyebabkan pengembangan VLP atau faktor bentuk Profil Sangat Rendah, dengan ketinggian hanya 0,72 inci. Mini-DIMM, SO-DIMM, dan VLP Mini-DIMM adalah faktor bentuk populer lainnya.
3. Perbedaan DRAM & SDRAM
DRAM adalah singkatan dari Dynamic Random Access Memory (jenis memori semikonduktor). DRAM merupakan jenis RAM yang menyimpan setiap bit data pada kapasitor terpisah dengan kelebihan memerlukan lebih sedikit ruang fisik untuk menyimpan jumlah data yang sama daripada jika disimpan secara statis.
DRAM terbuat dari bit data atau kode program yang disusun dalam two-dimensional grid.
DRAM menyimpan bit data dalam storage, atau memory cell, yang terdiri dari kapasitor dan transistor . Sel-sel penyimpanan biasanya diatur dalam rectangular configuration. Ketika muatan dikirim melalui kolom, transistor di kolom akan diaktifkan.
Sel penyimpanan DRAM bersifat dinamis dan perlu di refresh atau diberi muatan elektronik baru setiap beberapa milidetik untuk mengkompensasi kebocoran muatan dari kapasitor.
memory cell akan bekerja dengan sirkuit lain yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi baris dan kolom, melacak proses penyegaran, menginstruksikan sel apakah menerima/tidak dan membaca/mengembalikan data dari sel.[1]
SDRAM merupakan kependekan dari synchronous DRAM.
SDRAM merupakan nama generik untuk berbagai jenis DRAM yang disinkronkan dengan kecepatan clock yang dioptimalkan untuk mikroprosesor. SDRAM meningkatkan jumlah instruksi yang dapat dikerjakan oleh prosesor dalam waktu tertentu.
Perbedaan SODIM & DIMM
DIMM adalah Dual In-line Memory Module, sedangkan SODIMM adalah Small Outline Dual In-line Memory Module.
Dari bentuknya saja sudah terlihat jelas perbedaan ukurannya. SODIMM memiliki ukuran yang lebih kecil dari pada DIMM.
SODIMM biasa dipakai di perangkat yang memiliki space atau ruang yang sempit seperti laptop atau notebook, small footprint, high-end printer dan router. Sedang DIMM biasa digunakan pada Komputer atau PC
SUMBER



Comments
Post a Comment